Belajar Kembali Tentang Al Wala’ wal Bara’
https://gusnur.blogspot.com/2013/08/ornare-fusce-euismod.html
Ummat Islam di hari-hari belakangan ini sangat dikejutkan dan dibuat
marah dengan adanya statement tidak bertanggung jawab dan memicu
kekisruhan yang dilontarkan salah satu gubernur non muslim.
Pernyataannya yang mengatakan bahwa al-Qur’an adalah bohong, atau
menjadi alat kebohongan, sangat mengiris dan melukai hati kaum muslimin
di negeri yang gemah ripah loh jinawi ini. Berbondong-bondong para ulama
dan ummat Islam berijtihad menuntut segera diadilinya sang penista
agama tersebut, namun sayang hingga artikel ini dituliskan, masih saja
sang penista bebas melenggang.
Dilihat sekilas memang ini adalah kesalahan sang penista agama
tersebut, mulut yang dimilikinya lancang memasuki domain agama lain yang
sama sekali bukan urusannya. Akan tetapi di satu sisi, kita perlu
instrospeksi diri juga, kita perlu memikirkan mengapa dirinya sampai
bisa terpilih menjadi salah seorang pemimpin di provinsi yang terkenal
dengan didominasi oleh ummat Islam? Jawabannya, karena hilangnya prinsip
wala’ wal bara’ dari kaum muslimin di tempat tersebut dan di negeri
zamrud khatulistiwa tersebut.
Karenanya, belajar kembali tentang al-Wala’ wal Bara’ (loyalitas dan berlepas diri) adalah sebuah kebutuhan yang mendesak untuk diketahui oleh ummat ini. Agar ummat ini tahu siapa yang harus mereka bela, siapa yang tidak boleh mereka bela. Agar ummat Islam ini tahu ke mana keberpihakan harus diberikan, dan ke mana ketidakberpihakan harus dilemparkan.
Prinsip-prinsip al-Wala’ wal Bara’ (loyalitas dan berlepas diri) merupakan prinsip penting yang sayangnya tidak diketahui oleh kebanyakan kita. Dikarenakan memang tidak banyak kajian yang membahasnya, dan karena (tentu saja) tidak diajarkan di sekolah-sekolah di negeri subur makmur bertanah subur ini. Nah, apa saja prinsip-prinsip wala’ dan bara’ yang perlu kita ketahui tersebut? Silakan disimak melalui beberapa rekaman kajian seputar al Wala’ wal Bara’ pada link berikut ini.
Karenanya, belajar kembali tentang al-Wala’ wal Bara’ (loyalitas dan berlepas diri) adalah sebuah kebutuhan yang mendesak untuk diketahui oleh ummat ini. Agar ummat ini tahu siapa yang harus mereka bela, siapa yang tidak boleh mereka bela. Agar ummat Islam ini tahu ke mana keberpihakan harus diberikan, dan ke mana ketidakberpihakan harus dilemparkan.
Prinsip-prinsip al-Wala’ wal Bara’ (loyalitas dan berlepas diri) merupakan prinsip penting yang sayangnya tidak diketahui oleh kebanyakan kita. Dikarenakan memang tidak banyak kajian yang membahasnya, dan karena (tentu saja) tidak diajarkan di sekolah-sekolah di negeri subur makmur bertanah subur ini. Nah, apa saja prinsip-prinsip wala’ dan bara’ yang perlu kita ketahui tersebut? Silakan disimak melalui beberapa rekaman kajian seputar al Wala’ wal Bara’ pada link berikut ini.

Post a Comment